Senin ini merupakan hari yang penuh kesibukan sama seperti yang dilakukan banyak orang. Pagi diawali dengan aktivitas membawa anakku ke rumah sakit, untuk mengobati penyakit batuk dan flu yang dideritanya. Pukul delapan lewat sudah sampai di lokasi, pendaftaran idan administrasi memakan waktu yang lumayan panjang. Jam sepuluh kurang, barulah ada panggilan untuk pendaftaran administrasi. Memang, sehari-hari tempat tersebut selalu penuh para pasien yang hendak berobat. Fasilitas pemerintah, harga terjangkau dan sudah ada obat resep pula.

Ditengah suasana menunggu giliran dipanggil, datanglah telepon kolega yang membutuhkan dana untuk keperluan proyek. Wah,, agak bingung juga untuk mencari dana tersebut, karena ternyata saya sendiri tidak memiliki dana yang cukup untuk hal tersebut.. Mencari ATM tidaklah mudah, terpaksalah meminta pengertian kolega untuk bersabar dulu,karena tidak menemukan mesin ATM yang dekat sekitar rumah sakit tersebut.

Singkat kata, pekerjaan kantor harus diurus via telepon, termasuk akan izinnya OB kantor karena orangtuanya mengalami kecelakaan. Satu hal yang sangat menggangu dari Senin ini adalah, keterlambatan pengiriman barang yang diperkirakan akan memakan waktu sampai dengan dua minggu. Hhh... ujian hari Senin ini sangatlah menantang, barang yang seharusnya sudah ada di workshop ternyata tertahan di pelabuhan.

Peristiwa ini akan sangat berpengaruh pada reputasi dan kinerja usaha yang aku jalankan saat ini. Keterlambatan itu dapat menyebabkan semua cash flow usahaku jadi berantakan, belum soal kemungkinan kerjasama yang jadi terganjal. Saat seperti ini jiwa dan naluri manusia ku menjadi tidak stabil. Berdoa kepada Tuhan agar segala sesuatunya dapat dilapangkan. Tuhan ampuni saya, tolong saya untuk menghadapi hal ini, Amin.